Hukum Menggunakan Ethereum Sebagai Alat Investasi Dalam Pandangan Islam

 

Source : technea
 

Ethereum adalah platform blockchain open-source yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi atau dApps. Diluncurkan pada tahun 2015 oleh Vitalik Buterin, Ethereum telah menjadi salah satu platform blockchain terbesar dan paling populer di dunia.

Ethereum menggunakan teknologi blockchain untuk memungkinkan pengguna untuk membuat dan menjalankan aplikasi terdesentralisasi. Ini berarti bahwa aplikasi yang dibangun di atas Ethereum tidak terpusat pada satu server atau pusat kontrol, tetapi tersebar di seluruh jaringan blockchain Ethereum.

Hukum Investasi Ethereum dalam Islam

 Jika berbicara soal hukum pasti banyak perbedaan, begitu juga dengan pandangan para ulama tentang pandanganya terhadap investasi ethereum.

Menurut hasil pandangan para ulama, cryptocurrency seperti Ethereum diharamkan untuk kegiatan jual-beli, dikarenakan mengandung unsur Gharar dan Dharar(MUI, 2021).

Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, ethereum sebagai alat investasi,ethereum sifatnya spekulatif dan harganya sangat fluktuatif, dengan kenaikan atau penurunan yang sangat tidak wajar. Selain sifat sepkulasinya yang tinggi, ethereum juga dinilai mengandung ketidakjelasan (gharar) yang sama sama di utarakan oleh MUI.

Kesimpulanya semua kembali ke diri kita, masih mau menggunakanya atau meninggalkanya. Mengingat resiko juga sangat besar.

Fitur - Fitur dan Keunggulan Ethereum

Salah satu fitur utama Ethereum adalah kemampuannya untuk mengizinkan pengguna untuk membuat token kripto mereka sendiri. Ini memungkinkan pengguna untuk membuat token yang unik dan memungkinkan mereka untuk mengatur dan mengelola token tersebut di atas platform Ethereum.

Selain itu, Ethereum juga memiliki kemampuan untuk menjalankan smart contract. Smart contract adalah program komputer yang dapat mengeksekusi perintah dan tindakan tertentu secara otomatis setelah memenuhi syarat tertentu. Ini memungkinkan pengguna untuk membuat dan menjalankan aplikasi yang lebih kompleks di atas Ethereum.

Ethereum juga memiliki mata uang digital internal, Ether. Ether digunakan sebagai biaya transaksi dalam jaringan dan juga dapat diperdagangkan di bursa kripto seperti mata uang digital lainnya.

Ethereum telah digunakan oleh banyak perusahaan besar dan startup untuk membangun aplikasi blockchain mereka sendiri. Misalnya, Microsoft menggunakan Ethereum untuk membangun platform blockchain Azure mereka, sementara JPMorgan Chase menggunakan Ethereum untuk membangun platform blockchain Quorum mereka.

Karena fleksibilitas dan kemampuannya untuk menjalankan smart contract, Ethereum menjadi platform blockchain yang sangat populer untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. Ini membuat Ethereum menjadi salah satu kripto terbesar di dunia dan menjadi salah satu kripto yang paling banyak dibicarakan saat ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak