Bagaimana memilih Istri yang Baik dalam Islam

Dalam Islam, seorang wanita yang baik adalah wanita yang taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta memiliki akhlak yang mulia. Dalam Islam, wanita memiliki kedudukan yang sangat mulia dan dihormati. Islam mengajarkan bahwa wanita dan laki-laki adalah sama dalam pandangan Allah, sehingga di sisi-Nya, tidak ada perbedaan antara keduanya kecuali dalam kebaikan dan ketakwaan.


Dalam Islam, wanita dianggap sebagai ibu, saudara, istri, dan putri yang harus dihormati dan dilindungi. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk memberikan perlindungan yang layak dan memperlakukan wanita dengan penuh kasih sayang dan penghormatan.

Bagaimana kriteria istri yang baik dalam Islam?

Istri yang baik adalah istri yang selalu mendukung suaminya dalam segala hal, baik dalam karir maupun kehidupan pribadi. Istri yang baik juga selalu menghargai suaminya dan tidak pernah merendahkan atau mengkritik suaminya di depan orang lain.

Istri yang baik juga selalu peduli dan memperhatikan kebutuhan suaminya, baik itu dalam hal fisik maupun emosional. Istri yang baik juga selalu berusaha untuk menjaga komunikasi yang baik dengan suaminya dan tidak pernah menutup diri atau menyembunyikan sesuatu dari suaminya. Istri yang baik juga selalu berusaha untuk membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan bahagia.

Lalu bagaimana kriteria untuk memilih dijadikan istri?
  • Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT: Seorang istri yang baik adalah istri yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Ia menjalankan segala kewajiban agamanya, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.
  • Berakhlak mulia: Isti yang baik adalah istri yang memiliki akhlak yang baik dan santun dalam pergaulan. Ia dapat menghormati suami, keluarga, dan tetangga sekitar.
  • Menjaga kehormatan diri dan suami: Seorang istri yang baik adalah istri yang menjaga kehormatan dirinya dan suami. Ia tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak kehormatan dirinya dan suami.
  • Penolong dan pendamping: Istri yang baik adalah istri yang dapat menjadi penolong dan pendamping bagi suami. Ia dapat membantu suami dalam segala hal yang diperlukan, baik dalam urusan rumah tangga maupun urusan pekerjaan.
  • Menjaga keutuhan keluarga: Istri yang baik adalah istri yang dapat menjaga keutuhan keluarga. Ia dapat mempererat hubungan silaturahmi antara suami dan keluarga suami.
  • Berpenampilan rapi dan sopan: Isti yang baik adalah istri yang berpenampilan rapi dan sopan. Ia dapat menjaga penampilannya dalam keseharian, sehingga dapat memberikan kesan yang baik bagi suami dan orang sekitarnya.
  • Bijaksana dan sabar: Isti yang baik adalah istri yang bijaksana dan sabar dalam menghadapi segala persoalan. Ia dapat mengambil keputusan yang tepat dan tidak mudah terpengaruh oleh emosi.
Dalam Islam, menikahi wanita yang memiliki kriteria-kriteria di atas dianggap sebagai pilihan yang bijak dan akan membawa kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga. Namun, sebaiknya calon suami juga memiliki kriteria-kriteria yang baik sebagai pendamping hidup bagi istri.

Dalil tentang memilih istri

Beberapa dalil tentang memilih istri dalam Islam antara lain:
"Pilihlah wanita yang baik agamanya, maka kamu akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim)
"Wanita dinikahi karena empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah wanita yang agamanya, maka kamu akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim)
"Sesungguhnya kamu memilih istri untuk menemanimu dan membantumu beribadah kepada Allah. Oleh karena itu, pilihlah wanita yang shalehah (baik agamanya)." (HR. Tirmidzi)
Dari dalil-dalil tersebut, dapat disimpulkan bahwa memilih istri yang baik agamanya adalah hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Hal ini karena istri yang baik agamanya akan mampu menjadi teman hidup yang selalu mendukung dan membantu dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT. Selain itu, istri yang baik agamanya juga akan mampu membimbing keluarga menjadi keluarga yang taat beribadah kepada Allah SWT.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak